Masih Ada Antrean di SPBU Dan Masih Tingginya Harga Eceran Dewan Minta Bisa Mendapat perhatian Pemkab Berau
POSKOTAKALTIMNEWS,
BERAU : Masih
adanya antrean di SPBU
di Kabupaten Berau, mendapat perhatian Anggota DPRD Berau Dedy Okto
Nooryanto. Menurutnya kondisi itu sangat disayangkan sekali, seharusnya bisa
mendapat perhatian dari Pemkab Berau, khususnya SKPD terkait bisa gerak cepat
melakukan penanganan di lapangan.
“Mungkin Pjs Bupati Berau Sufian
Agus dapat menyampaikan kepada OPD-OPD terkait untuk mengambil langkah
penanganan di lapangan,” jelas Dedi Okto kepada awak media di Kantor Dewan Jalan
gatot Subroto Kelurahan Bedungun baru-baru ini.
Menjawab pertanyaan awak Media
menduga kondisi adanya antrean itu didukung terkait adanya pembatasan pengisian
di semua SPBU di Bumi Batiwakkal. Dijawab Dedi Okto seharusnya tidak demikian
adanya.
“Jadi begini sebenarnya ini kan
peraturan di SPBU harusnya tidak ada aturan seperti itu. Sebenarnya yang dilarang itu mengisi jerigen
itu yang ditertibkan subsidi jangan
sampai jerigen, tangki-tangki besar, kalau bisa diutamakan masyarakat yang
betul- betul membutuhkan,” jelas Dedi Okto.
Kontrol penanganan dari OPD
terkait juga tambah Dedi Okto ,juga diharapkan turut aktif mengontrol dan
mensosialisasikan lebih rill
ke masyarakat terkait adanya penurunan semua harga jenis BBM. Menyesuaikan harga
BBM di wilayah Kaltim per Oktober
2024 sesuai keputusan Menteri Energi Dan
Sumber Daya Mineral (ESDM) No.245.K/MG.011/MEM/2022.
Seharusnya juga diiringi turun harganya harga eceran di pasaran , tapi informasi diterima di lapangan harga eceran di lapangan masih tinggi, kasihan kan masyarakat membutuhkan tetap mendapatkan harga jual tinggi kendatipun harga BBM sudah turun di SPBU.
“Harapan kami ini juga bisa
disikapi segera, benarkah info harga eceran BBM di pasaran masih tinggi, agar bisa
segera disikapi. Jangan dibiarkan berlarut-larut kasihan masyarakat yang kena
imbasnya,” tuturnya lagi. (sep/FN/Advertorial)